Postingan

Emak....

Gambar
Emak, Ning kemarin jatuh lagi.... Ya Mak, tensi darah Ning turun lagi dan sudah diwanti-wanti untuk banyak istirahat, tapi Ning masih saja seperti emak. Masih saja tak mau menjadi beban, meski sekujur tubuh terasa kesakitan. Padahal sudah berkali-kali kukatakan, saat Ning sakit, sekecil apapun urusan biar  aku saja yang cukupkan. Tapi, Ning masih bandel saja. Seakan tak mau membuat repot anak-anaknya. Mak, melihat Ning sore itu membuatku teringat saat-saat bersamamu dulu. Ya, kejadian malam itu. Saat Emak mengalami hal yang sama seperti Ning kemarin. Sama-sama jatuh dan juga mengaduh. Malam yang menjadi firasat jika sua kita di dunia hanya tinggal sesaat. Tapi Mak, justru sejak saat itulah aku merasa menjadi seorang lelaki terhormat. Yah, merasa terhormat karena bisa menemani juga  melayani hingga akhir hayatmu. Sejak malam itu aku benar-benar merasa menjadi sesuatu. Aku bangga menjadi seorang pelayanmu. Menjaga kedua kelopak mata agar selalu siaga dan tak terlalu...

Semangkuk Soto 222 Ala Essip

Gambar
222 Deretan angka ini tiba-tiba mampir lagi di hadapan saya. 10 tahunan lalu (eit dah umur saya berapa yak, hihihi) angka-angka ini begitu penting. Waktu itu saya menyandang nomor 2220 di dada, sebagai penanda keikutsertaaan saya dalam seleksi untuk jadi salah satu aparatur Negara, tapi hasilnya kok ya malah mengambil ekor dari nomor saya ”0” hehheh.. Nol? Iya, hasilnya kosong, saya gagal. Tapi, karena gagalnya saya waktu itulah, saya menjadi seperti sekarang ini, dan bersyukur, pasti. Menjadi saya sekarang ini, menyenangkan. karena di kehidupan saya setelah mengalami situasi nol itu tadi, ternyata banyak bertemu 2 pilihan yang sama-sama baik. Ya, hidup ini adalah tentang menjawab pilihan-pilihan kan? Mana yang kita pilih, itulah kemudian yang kita jalani, sampai bertemu dengan pilihan baru dan kita ikuti lagi pilihan baru itu, begitu seterusnya. 222, pagi ini saya bertemu lagi dengan angka ini, angka yang sama pentingnya dengan angka saya 10 tahun lalu. Kalau saat itu saya ...

Cerita Gumuk Untuk Keola dan Naima

Gambar
Untuk Keola dan Naima..... J ika  kemarin kalian bertanya tentang sebuah tempat yang seru untuk jalan-jalan, mungkin tak seberapa banyak yang bisa Uncle sebutkan. Playland di mall tentu bukan sesuatu yang baru bagi Keola, yang isinya berbagai macam wahana macam bom-bom car dan aneka permainan menarik lainnya. Demikian pula  Sea World atau berendam di Wahana Air tentu merupakan sesuatu yang biasa buat Naima. Tapi tidak demikian halnya dengan Uncle. Masa kecil Uncle tidaklah seberuntung seperti kalian. Di jaman Uncle jarang sekali ditemukan tempat bermain yang seru seperti sekarang. Andaikan ada mungkin itu hanya sebatas komedi putar saja, yang ada saat pasar malam mengunjungi lapangan  desa kami. Demikian juga dengan permainan modern lainnya, bisa dikatakan semua itu menjadi sesuatu yang langka. Tak ada play station, apalagi bom-bom car. Paling-paling hanya sebuah "gembot" dan harus mengantri pula saat ingin memainkannya. Itupun kalau beruntung. Jika tidak, ya ter...

Bukan Jember, Moyen-Chari, Chad

Gambar
A da semacam kejanggalan yang seringkali saya temui di jejaring sosial Facebook. Saat melihat profil Facebooker yang kebetulan sekota dengan saya, disitu biasanya kejanggalan itu saya temukan. Sebuah kesalahan saat menyantumkan info kota asal di profil akun FB mereka. Jember, Moyen-Chari, Chad atau Djember, Moyen-Chari, Chad . Pada awalnya saya anggap itu adalah hal yang biasa saja.  Kesimpulan saya  mereka benar-benar tak tahu atau tak mau tahu menahu dengan kejanggalan yang ada di profil FB-nya. Atau, bisa saja mereka sengaja mencantumkan sebuah informasi yang salah, agar jejaring pribadi mereka nampak lebih keren dari lainnya. Namun, setelah berulangkali saya lihat kejanggalan itu ada di banyak akun para Facebooker Jember, membuat saya penasaran untuk mencari info lebih lanjut perihal daerah tersebut. Dari info yang saya dapat melalui Google suport center dunia maya, Djember atau Jember yang tercantum di Facebook itu bukanlah nama kota kecil yang saya cintai ini. ...