Postingan

Hanya Sebuah Warung

Gambar
O rang bilang hari ini kau sedang merayakan hari jadi. Kata mereka genap 4 tahun sudah usiamu di 25 Mei ini. Meski  baru aku tahu jika sebenarnya ultahmu sudah lewat beberapa hari yang lalu.  Bukan, bukan berarti aku telah melupakanmu, tapi memang seperti itulah adanya. Tanpa banyak direncana, kau tercipta mengalir begitu saja. Meski kata mereka akulah peletak batu pondasi pertama, tapi bagiku orang-oranglah yang telah membuat kokoh dinding-dindingmu dengan sepenuh cinta. Yah, akulah si pembuat tapi orang-oranglah yang membuatmu menjadi hebat. Menurutku memperlakukan hari jadimu itu sama halnya seperti memperlakukan setiap karya-karya kita. Tak semata untuk diingat-ingat, apalagi merayakannya dengan pesta pora yang terlampau sangat. Yang terpenting adalah tentang bagaimana cara memperlakukan sisa usia yang kita punya. Mengisinya dengan karya kita selanjutnya. Semampu kita untuk benar-benar bermanfaat, begitu seterusnya. Sebab dunia tak akan mempersoalkan seberapa banyak a...

Nol Koma di Pagi Pertama

Gambar
T ahun 2014 telah berlalu, berganti dengan yang baru. Layaknya tanaman, tahun baru itu ibarat tunas baru yang diharapkan akan memberi buah keberhasilan bagi para penanamnya. Yang di tahun kemarin kurang beruntung, mungkin ini waktunya untuk kembali berhitung. Istilah orang-orang pintar harus segera melakukan resolusi. Agar segala impian bisa tergapai di tahun ini. Meski kadang semua impian belum tentu akan menjadi kenyataan. Jodoh, rejeki, karir serta nasib hanya Allah saja satu-satunya  kreator terbaik di setiap kehidupan manusia. Rupa-rupa cara orang merayakan malam pergantian tahun. Sebagian ada yang sengaja merayakan dengan suka cita. Meski diantaranya cuma ikut-ikutan saja. Mereka hanya tahu jika malam  itu waktunya ritual tiup terompet dan menyalakan kembang api di angkasa. Namun, ada pula diantaranya yang menjadikan malam pergantian sebagai momentum untuk melakukan perbaikan. Lantas bagaimana halnya dengan malam tahun baru saya? Sepertinya saya tak melakukan kedu...

Emakku Tak Pernah Tahu Hari Ibu

Gambar
B eberapa hari ini saya mengalami ujian yang berkaitan dengan kesehatan. Tiba-tiba di kaki kiri kanan bermunculan semacam benjolan. Jika dilihat sekilas seperti kulit memar yang baru saja terbentur benda keras. Ukurannya tidak begitu besar. Paling besar mungkin hanya seukuran ibu jari orang dewasa, tapi muncul begitu banyak dan merata di beberapa bagian kaki saya. Awalnya saya menganggap jika mungkin itu semacam bisul saja. Tapi, makin hari makin banyak pula muncul benjolan-benjolan di kaki saya. Ukurannya sih memang tak begitu besar. Paling besar mungkin cuma seukuran ibu jari orang dewasa, tapi efek yang ditimbulkannya begitu luar biasa. Benjolan-benjolan itu muncul di bagian urat dan persendian kaki. Menimbulkan dampak berupa rasa ngilu yang menjalar di sekujur kaki, serta meriang di seluruh badan. Terus terang saya merasa tak mampu saat itu untuk berdiri. Apalagi berjalan, sungguh benar-benar membuat saya terasa tersiksa. Syukurlah hari ini kaki saya sudah terasa mendingan. Set...

Hari Gunung? Apa Yang Perlu Diperingati?

Gambar
T anpa sengaja pagi tadi saya melihat sebuah hastag yang lagi naik di Twitter.  Sebab penasaran saya pun mengklik hastag bertajuk #IMS_wisatagunung tersebut. Mencari tahu alasan apakah yang membuat para warga Twitter ramai-ramai menggunakan hastag itu di jejaring pribadinya. Setelah klik sana sini akhirnya saya temukan jika hastag itu digagas oleh akun Twitter resmi Indonesia Morning Show. Sebuah acara di  NET. TV yang sedang mengadakan kuis foto untuk memperingati Hari Gunung Internasional . Mendaki gunung bukanlah sesuatu yang baru bagi saya, tapi jujur saja baru hari ini saya tahu jika ada hari spesial untuk memperingatinya. Sebagai pencinta alam saya punya pandangan jika setiap hari itu adalah hari gunung. Sama halnya memperlakukan setiap hari kita sebagai Hari Bumi atau Hari Lingkungan Hidup yang biasa kita peringati setiap tahunnya. Tapi, semoga saja 11 Desember ini dijadikan momentum bagi kita semua. Tak hanya untuk para pendaki atau pencinta alam, tapi untuk kita...