Aku Bangga Menjadi Pencinta Alam

Sepertinya baru kemarin saya memasuki dunia yang memberikan saya hal dan pengalaman yang sangat berharga dalam hidup saya. Tak terasa besok adik-adik saya di WACHANA mulai menggelar gawe untuk meneruskan perjuangan saya dalam sedikit memberikan darma bakti kepada alam ini. Sebuah Gladian Dasar atau menurut teman-teman P.A disebut diklat akan kami selenggarakan esok hari. Yah, setidaknya kita masih bisa bernafas untuk setahun kedepan, dan Alhamdulillah mungkin gladian ini sebagai bukti jika masih ada segilintir anak-anak muda yang masih peduli dengan alamnya, disaat negeri kita mengalami degradasi rasa sayang terhadap alam kita sendiri.
Dunia pencinta alam adalah suatu dunia baru yang tak bisa saya lupakan. Disini saya menemukan sebuah pengalaman hidup dan hal - hal yang sama sekali belum saya temukan sebelumnya. Mungkin saja saya tidak akan pernah bisa menulis isi blog ini seandainya saja saya tidak pernah mengenal sama sekali dunia pecinta alam. Disini sebagai lelaki saya diajarkan jika hidup bukan hanya sebatas menghabiskan fase lahir, khitan, menikah lalu mati, tapi setidaknya selama hidup kita bisa bermanfaat bagi sesama dan lingkungan.
Semoga esok hari jadi awal yang indah bagi perjalanan organisasi kami, dan semoga pula saya dan adik-adik saya masih diberi kekuatan untuk terus mengenggam pilihan hidup kami sebagai seorang pencinta alam.
Selamat datang Chapunk muda.. kepakkan sayapmu seluas mungkin..!!
Kelak jika saya ditakdirkan memperoleh keturunan, satu hal yang wajib saya berikan kepada dia adalah memperkenalkan satu dunia yang penuh keajaiban ini. Agar jika dia telah besar nanti bisa lebih lantang lagi dari bapaknya saat meneriakkan...
Hmmm..kok sudah bicara keturunan? Cari Ibu (buat anak2nya) dulu SaM, haha...
BalasHapusLah setidaknya kan harus punya harapan ke depannya toh.. seperi harapan dikau saat mencari partner nggandol truk.. he.hee
BalasHapusBradeLozz, itu judulnya Pecinta Alam, apa PENcinta Alam? Bukankah seharusnya PEN..Ini pandanganku pribadi lho, sori kalau nggak sama..
BalasHapusloh keliru yo.. wah padahal stempel ma tetek bengeknya WACHANA gitu semua.. bentar tak rubah kabeh.. tenk yu brade..
BalasHapusSalam,
BalasHapusaku tahu blog ini dari Masbro.
Cintai alam atau bencana akan datang.
@Pak Aldy : Salam kenal dan salam hangat dari kami keluarga tamasya. Masbro beberapa kali menceritakan blognya sampean. Kapan2 kalau ke Jawa, semoga bisa mampir ke Jember Pak. (Pay Admin)
BalasHapusasiik bsa ngumpul breng tmen2 :D
BalasHapusWuih asyuk nih!
BalasHapusBaiknya semua orang jadi pecinta alam, biar hidup ini damai.
Asal jangan pecinta alam jadi orang pertama yang merusak alam, kacau jadinya.
Ada lho yang suka keliru seperti itu. Lagi khilaf kalee :)
Aciid @ maaf enggak ada kopinya loh dik
BalasHapusErdien @ menurut saya sih semua orang pada dasarnya pecinta alam, Mas Erdien juga loh.. kalu engga' percaya coba deh buka posting saya dibawah
salam lestari..
BalasHapuswah asyik tuh jadi pecinta alam, hehe
saluuut, teruslah mengepak Chapunk muda!
BalasHapusemang asik kalo kita menyatu dgn alam.. akan terasa kedamaian.
sukses terus deh...
Salam Lestari juga!
^_^
salam buat semuanya!
Tunsa @ Salam lestari selalu mas.. Matur nuwun
BalasHapusPenghuni60 @ Makasih buat semangatnya.. Salam juga buat saudara-saudara di Cirebon
salam lestarai mas
BalasHapusaku juga bangga ...
Cari ibunya dulu kk lozz ;p
BalasHapusqiqiqii
Taon ngarep pengen nang MAHAMERU
BalasHapus