Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2012

Jika Saya Bisa, Anda Pasti Lebih Bisa

Gambar
"TIDAK TAHU", itulah jawaban yang  selalu saya berikan manakala dulu diberi pertanyaan guru SD tentang apa cita-cita yang saya impikan. Saya bukanlah seorang yang sempit harapan dan miskin cita-cita. Namun rasanya saya tidak bisa memberikan sebuah jawaban spesifik layaknya anak kecil yang  memilih dokter, guru, pilot, tentara bahkan presiden yang menjadi pekerjaan idamannya.

Dulu saya adalah pribadi yang labil dalam hal memilih sebuah pekerjaan. Bahkan selepas SMA nyaris tak ada sebuah impian tentang pekerjaan apa yang nantinya akan saya lakukan usai lulus pendidikan. Saya putuskan sejenak untuk beristirahat dengan menjadi seorang pengangguran, yang ujung-ujungnya justru malah kebablasan. Entah berapa tahun lamanya saya menjadi seorang pemuda tak produktif. Hanya bisa menjadi seorang  "provokator" bagi teman-teman kampung yang sama-sama berbaju penganggur . Namun saya sangat berterima kasih  dengan pengalaman masa lalu itu, karena dari jalanan banyak pelajaran ten…

Kalau Tomcat Bisa Ngomong

Gambar
Akhir-akhir ini di berbagai media sedang hangat-hangatnya memberitakan sebuah kejadian alam yang terjadi di masyarakat kita. Sebuah fenomena tentang  satwa mungil bernama keren Tomcat yang melakukan agresi ke pemukiman warga. Satwa yang seharusnya menjadi "sahabat" bagi pak tani ini, sekarang telah berubah menjadi sebuah momok yang tidak diharap kehadirannya.

Yah, Tomcat pada dasarnya merupakan satwa yang dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan alam, khususnya di sektor pertanian. Serangga mungil ini merupakan predator bagi wereng, hama yang sangat menakutkan bagi para petani manapun. Namun entah mengapa Tomcat sekarang malah terkesan merubah zona perburuannya. Dari yang awalnya duduk manis di areal persawahan, sekarang Tomcat diberitakan sudah mulai berani dolan ke pemukiman.

Bicara tentang Tomcat, saya jadi teringat tentang kejadian beberapa tahun yang lalu. Saat warga di daerah saya menjadi geger gara-gara ulah seekor Bos Javanicus alias Banteng Jawa yang nyasar masuk perka…

Jangan Sampai Lagu Daerah Hanya Menjadi Sebuah Sejarah

Gambar
Beberapa waktu yang lalu banyak diantara dulur blogger yang meminta kepada saya agar memuat lagu-lagu anak daerah dalam Blog TK saya. Nah ceritanya tadi saya coba membuat postingan untuk memenuhi permintaan dari para ibu-ibu tersebut. Dua lagu coba saya muat dalam blog tersebut. Yang pertama lagu Ondel-ondel dan sebuah lagu daerah Jawa Tengah berjudul Gundul-gundul Pacul.

Berhubung saya bukan seorang blogger yang berasal dari daerah asal kedua lagu tersebut, saya pun mencari lirik kedua lagu tersebut dengan jalan browsing. Ada yang menarik saat  saya  membuat postingan lagu Gundul-gundul Pacul. Ada sebuah kejanggalan yang saya rasakan ketika saya sedang mencari liriknya. Dimana disitu saya temukan banyak sekali perbedaan antar blog sumber satu dengan yang lainnya. Untuk lebih jelasnya silakan dengerin dan cermati dulu lirik lagu tersebut DISINI.

Lirik yang saya muat disitu saya tulis seperti serupa dengan suara lagu. Dimana kata "Gelelengan" saya tulis di baris pertama dan …

Salam Lestari Wachana..!

Gambar
Untukmu yang enam tahun lalu bersamaku di bukit kecil itu. Apa kabarmu dulur?. Apa sampai sekarang kau jadikan pencinta alam sebagai pilihan hidupmu?. Apakah kau masih bangga dengan scarf berwarna abu-abu yang melingkar di lehermu itu?. Ya, enam tahun yang lalu lewat obrolan hangat di malam  itu, semoga kalian masih ingat jika kita telah disatukan dalam sebuah keluarga bernama Wachana. Sebuah rumah bagi kita untuk berkarya  dan memberikan sebuah ungkapan cinta  untuk  bumi yang kita tinggali ini.

Enam tahun yang lalu telah berlalu tentunya banyak yang berubah di sisi kanan kirimu. Tapi lihatlah sekarang rumah yang telah kalian dirikan. Lihatlah disitu ada generasi yang telah meneruskan perjuangan kita dulu. Adik-adik kita yang selalu menggengggam erat ikrar kita jika "Satu Wachana adalah Satu Saudara".

Dirgahayu Wachanaku. Salam Lestari buat adik-adikku. Meski halaman rumah kita tak dihiasi sebuah papan panjat yang menandakan kita adalah pencinta alam hebat. Tapi semoga kal…

Hanya Foto Buram Itu

Gambar
Sebelumnya mohon maaf untuk mbak Susi jika saya terkesan mekso untuk memajang foto buram di artikel ini. Tapi biarlah, yang jelas saya begitu antusias sekali berpartisipasi di Giveaway mbak Susi ini. Apalagi temanya tentang "Saudara". Satu kata tapi memiliki banyak cerita dalam kehidupan saya.

Jika saya ditanya tentang perihal saudara dalam arti genetika. Itu sama artinya saya harus menceritakan sesuatu yang buram, seburam foto yang ada di atas. Yah, disaat banyak orang yang begitu hafal dengan silsilah atau garis keturunan keluarga sampai kakek moyangnya. Justru saya merasa kebingungan menyebut satu persatu siapa orang yang mempunyai pertalian darah dengan saya. Orang-orang yang secara genetika harusnya bisa disebut sebagai saudara bagi saya, ternyata kini telah menjadi orang-orang yang melupakan saya. Sebaliknya orang-orang yang jelas tiada ikatan garis keturunan dengan diri saya, merekalah yang sekarang telah menjadi saudara dan sangat spesial dalam kehidupan saya.

Di du…

Lagu Anak, Dimanakah kau Kini?

Gambar
Membaca artikel Tante Monda yang berjudul "Dear Pahlawanku Pencipta Lagu Anak", seakan kita diajak untuk mencermati sebuah fenomena yang terjadi pada kehidupan anak-anak Indonesia sekarang. Tak terdengar lagi lantunan  "Aku Anak Sehat" dari bocah-bocah yang biasa kita dengar saat mereka pulang sehabis mengaji. Sekumpulan bocah yang bersepeda bareng sembari menyanyikan lagu "Kring Kring Goes Goes", Ah semua itu sepertinya sudah menjadi sebuah pemandangan yang begitu langka.

Semua sudah berubah tanpa pernah kita sadari. "Ayam Jantan" sudah tak lagi berkokok, karena kalah garang dengan raungan si "Kucing Garong". "Si Kancil" sudah tak nakal lagi, karena si "Keong Racun" sekarang makin menjadi-jadi. "Kasih Ibu" pun jarang sekali didendangkan, karena anak-anak sekarang lebih suka bersenandung  ala orang dewasa lewat "Cinta Satu Malam".

Saya rasa Tante Monda begitu jeli mengamati segala perubahan yan…

Nostalgia Pandusiar Amatir

Gambar
Streeees..! Mungkin itu ungkapan yang tepat tentang kondisi saya beberapa hari ini. Disaat saya sedang getol-getolnya hobby ternak blog, ternyata ada sebuah kendala vital yang masih belum bisa diatasi. Gara-gara koneksi rumah yang masih saja ngadat akibat buruknya sebuah pelayanan jasa seperti yang saya ceritakan dalam posting kemarin.

Tapi yo wis lah, mungkin ini adalah sebuah ujian. Seorang blogger tentunya tak boleh terlalu menjadikan masalah koneksi sebagai kambing hitam dan dalih untuk mandul berkarya. Waktunya sekarang saya mau nulis yang ringan-ringan saja. Sejenak saya akan flashback ke masa saat dulu masih aktif di radio amatir komunitas.Masa-masa saat saya menjadi salah seorang pandusiarnya.

Menjadi seorang blogger, bisa dikatakan banyak kemiripan yang saya temukan seperti halnya saat saya dulu menjadi pandusiar radio komunitas. Jika di dunia blogging kita mengenal nama pena, macam Dhenok Habibie, Bunda Don'tworry sampai Mama Radial.  Di radio pun ada sebuah julukan na…