Apa Artinya Hidup?
Selain "Luka Yang Indah", ada lagi sebuah lagu yang saya jadikan "doping" dalam menjalani hari-hari saya. Lagu ini diciptakan oleh kakanda saya yang tak seberapa tampan, sebagai proklamasi jika Lozz Akbar telah sembuh dari sebuah cedera hati.
Kecuali take vocal, semua proses penciptaan lagu tersebut dikerjakan oleh Masbro dan abang Mungki sebagai peracik bumbu musiknya. Di dalam lagu berjudul "Nyanyian Burung" ini saya hanya urun sebuah kalimat untuk dijadikan liriknya. Batdonwori, dijamin ora ngisin-ngisini. Suara saya kayaknya layak jual deh di pasar grosir Tanah Abang hehehe.
"Apa artinya hidup", itulah sebaris kalimat yang saya sodorkan kepada Masbro untuk dia racik menjadi sebuah lagu yang asyik. Sebuah pertanyaan yang seringkali muncul di awang-awang pikiran kita semua. Tentang untuk apa hakekat diri ini diciptakan. Tentang bagaimana kita menjalani anugerah kehidupan yang telah diberikan Tuhan. Juga tentang akan kemana jika kelak pulsa usia kita sudah lewat masa aktifnya.
"Hidup itu adalah ibadah", sebuah kalimat yang sering kita dengar di sela-sela obrolan tentang kehidupan. Sebagai muslim tentu hukumnya wajib bagi saya untuk melaksanakan pesan dari langit itu. Meski tak bisa dipungkiri dalam kehhdupan religi masih banyak lobang yang harus saya tutupi. Tapi semua itu butuh proses, dan saya pun harus sabar serta istiqomah menjalani proses itu. Sampai detik ini saya pun terus belajar agar segala aspek kehidupan saya senantiasa dalam bingkai ibadah. Dalam pekerjaan, berorganisasi, bersosialisasi dengan masyarakat, menulis dan semua hal yang dilakukan saya terus berusaha memaknai semata karena ridho Sang Pencipta Kehidupan.
Alhamdulillah di dunia maya saya menemukan sebuah dimensi yang menjadi bagian kehidupan saya untuk berproses. Sebuah aktifitas bernama blogging yang sedikit banyak membantu saya untuk mencari sebuah hakikat bernama kehidupan. Essip = Lozz Akbar., yah rumah maya ini tak hanya sebatas aksi tulis menulis untuk melampiaskan uneg-uneg hati. Essip adalah cerminan diri saya yang selalu mempertanyakan kejujuran dari apa yang saya tuliskan. Sebagai media pengingat manakala ada coretan yang tak sesuai dengan diri saya di kehidupan nyata.
Lantas apa benar bingkai ibadah sekarang sudah ada dalam kehidupan saya?. Entahlah, saya tak bisa menjawab. Bagi saya pahala dan dosa adalah teka-teki Tuhan. Saya tak pernah tahu seberapa banyak duo Rakib Atid memberi tanda "like this" pada segala sesuatu yang saya kerjakan. Yang bisa saya lakukan mungkin hanya menjaga agar rel kehidupan saya senantiasa menuju sebuah stasiun bernama "kebaikan". Tidak cukup sampai disitu, saya pun harus menjaga semua yang saya anggap kebaikan itu agar tak terkontaminasi dengan virus riya' dalam hati. Bagi saya sebuah perbuatan akan gugur nilai pahalanya, jika ada benih-benih riya' yang ditanam oleh pelakunya.
Ikhlas, itulah partikel yang harus dimiliki bagi para pencari ridho Illahi. Tanpa keikhlasan hidup ini tak ubahnya ibarat kerja rodi. Hanya menjadikan profesi kita sebagai mesin uang. Memanfaatkan kepandaian kita dengan pamrih pujian. Mempergunakan kekayaan dan jabatan hanya untuk mengejar gengsi semata. Sebuah kesia-siaan tentunya jika setiap pekerjaan kita hanya mengatasnamakan dunia.
Itulah penyakit-penyakit hati yang harus saya taklukan untuk menggapai sebuah keikhlasan. Saya harus berani bertempur melawan tentara-tentara riya' yang ada dalam diri. Saya harus mampu menaklukkan mereka, merebut benteng keikhlasan dalam hati saya, lalu menancapkan sebuah panji-panji bertuliskan Lillahita'ala.
Pernah di suatu ketika saya ber-SMS ria dengan seseorang yang saya anggap menjadi salah satu kandidat Marpuah. Dia bertanya, "Apa tidak ada pekerjaan lain selain menjadi seorang penjaga warnet?". "Apa saya sudah bahagia dengan kondisi pekerjaan saya sekarang?". Pertanyaan spontan yang membuat sejenak hati saya kecut. Sebuah pertanyaan yang membuat si fulan harus segera mengangkat koper dari Lozz Idol hehehe. Tapi tak seberapa lama kemudian justru saya tersenyum simpul saat membaca ulang SMS dari si fulan tadi.
Bahagia?. Ah kenapa tidak?. Kebahagiaan menurut saya lebih banyak kita nikmati ketika belum ada dalam genggaman. Bahkan seringkali terjadi kebahagiaan yang sudah kita dapatkan rasanya tak senikmat ketika masih dalam impian. Saat saya menjadi seorang pengangguran, bahagia menurut versi saya adalah dengan menemukan pekerjaan. Lantas apa yang terjadi?. Ada sisi kebahagiaan lain yang sekarang lepas dalam diri saya. Tak bisa lagi saya bebas merdeka berpetualang. Sulit lagi rasanya saya mencium aroma hutan yang dulu menjadi kegemaran. Lantas apakah jika bertemu Marpuah nanti, bahagia hanya saya anggap sesuatu yang biasa?. Jelas buaaaaaaahaaaaagiaaa sekali dong ah. Namanya aja ketemu jodohe hehehe.
Esensi kebahagiaan terletak pada saat kita mensyukuri apa yang ada di tangan. Jadi tidak ada alasan bagi saya untuk mengatakan jika saat ini saya tak bahagia. Saya bahagia karena mujur terpilih diantara mereka yang masih menganggur. Kenapa saya tidak bahagia, lah cuma duduk internetan saja ada yang kasih duit bulanan?. Kenapa saya enggan mengucap hamdalah, padahal di kanan kiri saya begitu banyak anugerah?.
Kebahagiaan juga ada ketika kita bisa mempergunakan semua anugerah itu bernilai faedah. Meski kecil tapi jika penuh keikhlasan insya Allah akan ada ganjaran yang kita dapatkan. Puas, senang dan bahagia pasti akan kita rasakan pula saat melihat orang lain tersenyum bahagia karena tangan kita. Bahagia bagi saya adalah ketika melihat seorang anak kecil keluar dari warnet saya dengan langkah kecil dan sungging senyuman. Sebuah senyuman yang dia dapatkan setelah membawa selembar kertas yang baru saja saya ketik isinya. Itulah bahagia menurut saya secara sederhana.
Kebahagiaan itu sebenarnya ada disekitar kita. Pada keluarga, teman, saudara, pekerjaan, sekolah, alam, blog dan dimana saja kita berada, bahagia sebenarnya begitu dekat dengan kita. Kebahagiaan pada dasarnya mudah dan murah, asal kita mau ikhlas dan membingkainya dengan ibadah.
Kecuali take vocal, semua proses penciptaan lagu tersebut dikerjakan oleh Masbro dan abang Mungki sebagai peracik bumbu musiknya. Di dalam lagu berjudul "Nyanyian Burung" ini saya hanya urun sebuah kalimat untuk dijadikan liriknya. Batdonwori, dijamin ora ngisin-ngisini. Suara saya kayaknya layak jual deh di pasar grosir Tanah Abang hehehe.
"Apa artinya hidup", itulah sebaris kalimat yang saya sodorkan kepada Masbro untuk dia racik menjadi sebuah lagu yang asyik. Sebuah pertanyaan yang seringkali muncul di awang-awang pikiran kita semua. Tentang untuk apa hakekat diri ini diciptakan. Tentang bagaimana kita menjalani anugerah kehidupan yang telah diberikan Tuhan. Juga tentang akan kemana jika kelak pulsa usia kita sudah lewat masa aktifnya.
"Hidup itu adalah ibadah", sebuah kalimat yang sering kita dengar di sela-sela obrolan tentang kehidupan. Sebagai muslim tentu hukumnya wajib bagi saya untuk melaksanakan pesan dari langit itu. Meski tak bisa dipungkiri dalam kehhdupan religi masih banyak lobang yang harus saya tutupi. Tapi semua itu butuh proses, dan saya pun harus sabar serta istiqomah menjalani proses itu. Sampai detik ini saya pun terus belajar agar segala aspek kehidupan saya senantiasa dalam bingkai ibadah. Dalam pekerjaan, berorganisasi, bersosialisasi dengan masyarakat, menulis dan semua hal yang dilakukan saya terus berusaha memaknai semata karena ridho Sang Pencipta Kehidupan.
Alhamdulillah di dunia maya saya menemukan sebuah dimensi yang menjadi bagian kehidupan saya untuk berproses. Sebuah aktifitas bernama blogging yang sedikit banyak membantu saya untuk mencari sebuah hakikat bernama kehidupan. Essip = Lozz Akbar., yah rumah maya ini tak hanya sebatas aksi tulis menulis untuk melampiaskan uneg-uneg hati. Essip adalah cerminan diri saya yang selalu mempertanyakan kejujuran dari apa yang saya tuliskan. Sebagai media pengingat manakala ada coretan yang tak sesuai dengan diri saya di kehidupan nyata.
Lantas apa benar bingkai ibadah sekarang sudah ada dalam kehidupan saya?. Entahlah, saya tak bisa menjawab. Bagi saya pahala dan dosa adalah teka-teki Tuhan. Saya tak pernah tahu seberapa banyak duo Rakib Atid memberi tanda "like this" pada segala sesuatu yang saya kerjakan. Yang bisa saya lakukan mungkin hanya menjaga agar rel kehidupan saya senantiasa menuju sebuah stasiun bernama "kebaikan". Tidak cukup sampai disitu, saya pun harus menjaga semua yang saya anggap kebaikan itu agar tak terkontaminasi dengan virus riya' dalam hati. Bagi saya sebuah perbuatan akan gugur nilai pahalanya, jika ada benih-benih riya' yang ditanam oleh pelakunya.
Ikhlas, itulah partikel yang harus dimiliki bagi para pencari ridho Illahi. Tanpa keikhlasan hidup ini tak ubahnya ibarat kerja rodi. Hanya menjadikan profesi kita sebagai mesin uang. Memanfaatkan kepandaian kita dengan pamrih pujian. Mempergunakan kekayaan dan jabatan hanya untuk mengejar gengsi semata. Sebuah kesia-siaan tentunya jika setiap pekerjaan kita hanya mengatasnamakan dunia.
Itulah penyakit-penyakit hati yang harus saya taklukan untuk menggapai sebuah keikhlasan. Saya harus berani bertempur melawan tentara-tentara riya' yang ada dalam diri. Saya harus mampu menaklukkan mereka, merebut benteng keikhlasan dalam hati saya, lalu menancapkan sebuah panji-panji bertuliskan Lillahita'ala.
Pernah di suatu ketika saya ber-SMS ria dengan seseorang yang saya anggap menjadi salah satu kandidat Marpuah. Dia bertanya, "Apa tidak ada pekerjaan lain selain menjadi seorang penjaga warnet?". "Apa saya sudah bahagia dengan kondisi pekerjaan saya sekarang?". Pertanyaan spontan yang membuat sejenak hati saya kecut. Sebuah pertanyaan yang membuat si fulan harus segera mengangkat koper dari Lozz Idol hehehe. Tapi tak seberapa lama kemudian justru saya tersenyum simpul saat membaca ulang SMS dari si fulan tadi.
Bahagia?. Ah kenapa tidak?. Kebahagiaan menurut saya lebih banyak kita nikmati ketika belum ada dalam genggaman. Bahkan seringkali terjadi kebahagiaan yang sudah kita dapatkan rasanya tak senikmat ketika masih dalam impian. Saat saya menjadi seorang pengangguran, bahagia menurut versi saya adalah dengan menemukan pekerjaan. Lantas apa yang terjadi?. Ada sisi kebahagiaan lain yang sekarang lepas dalam diri saya. Tak bisa lagi saya bebas merdeka berpetualang. Sulit lagi rasanya saya mencium aroma hutan yang dulu menjadi kegemaran. Lantas apakah jika bertemu Marpuah nanti, bahagia hanya saya anggap sesuatu yang biasa?. Jelas buaaaaaaahaaaaagiaaa sekali dong ah. Namanya aja ketemu jodohe hehehe.
Esensi kebahagiaan terletak pada saat kita mensyukuri apa yang ada di tangan. Jadi tidak ada alasan bagi saya untuk mengatakan jika saat ini saya tak bahagia. Saya bahagia karena mujur terpilih diantara mereka yang masih menganggur. Kenapa saya tidak bahagia, lah cuma duduk internetan saja ada yang kasih duit bulanan?. Kenapa saya enggan mengucap hamdalah, padahal di kanan kiri saya begitu banyak anugerah?.
Kebahagiaan juga ada ketika kita bisa mempergunakan semua anugerah itu bernilai faedah. Meski kecil tapi jika penuh keikhlasan insya Allah akan ada ganjaran yang kita dapatkan. Puas, senang dan bahagia pasti akan kita rasakan pula saat melihat orang lain tersenyum bahagia karena tangan kita. Bahagia bagi saya adalah ketika melihat seorang anak kecil keluar dari warnet saya dengan langkah kecil dan sungging senyuman. Sebuah senyuman yang dia dapatkan setelah membawa selembar kertas yang baru saja saya ketik isinya. Itulah bahagia menurut saya secara sederhana.
Kebahagiaan itu sebenarnya ada disekitar kita. Pada keluarga, teman, saudara, pekerjaan, sekolah, alam, blog dan dimana saja kita berada, bahagia sebenarnya begitu dekat dengan kita. Kebahagiaan pada dasarnya mudah dan murah, asal kita mau ikhlas dan membingkainya dengan ibadah.
Selain lagu, saya juga punya sebuah kado untuk anda. Hanya sebuah bingkisan sederhana berisi pertanyaan yang seringkali menjadi teman ketika saya melamunkan Marpuah tentang hakikat
Wah koneksiku lemot, :-(
BalasHapushahaha sabar. tunggu aja ampe full buffer. :p
HapusYup.. Hidup adalah kebahagiaan. Hidup penuh dengan limpahan kebahagiaan dari-Nya, baik di dunia, maupun di akhirat kelak.
BalasHapusudah kupajang loh Kak, hidup menurut versi situ di slidenya
HapusCool!
BalasHapusAku kit mau mbaleni detik ke 3:32 ampe 3:37 wakakaka ayu yo aku... :P
uayu dong ah.. namanya aja cewek :p
HapusHehehe.. Tak share ya Kang :)
BalasHapusjangan lupa di LIKE sam hahaha
HapusOpo njaluk digenjreng pisan?
Hapuskeren ...
BalasHapuslike this !!!! :)
tenkyu my brade..
HapusKata Nai.. "lagunya enak uncle.." ^^
BalasHapusmakasih Nay.. jangan ilang lagi ya sayang
HapusWuiiihhh, apik tenan! Tadinya bunda udah mau "ngambek" nih: "koq gak ada aku nih"! (trus menghibur diri: lho kan udah ada di Nyanyian Burung ket biyen, hehehehehe....) eeee........taunya ada juga tuh berkarya hingga usia senja. Kereeen... Bagi bunda "Hidup itu adalah bagai sebuah sandiwara, jadi kita harus berperan sebaik-baiknya yang bisa kita lakukan. Ikhlas. Penuh sayang dan cinta". Ngono lho....... Postingannya juga bagus, ternyata anak-anak online-ku dari Jemper do pinter-pinter ngarang jeee..........
BalasHapushehehe gak dong.. masih selalu ingat Bunda Yati kok disini..
HapusHidup itu adalah . . . . (isinya essip tenan) kerennn,,
BalasHapusLali jempole Cak hehehe
Hapus[im]http://1.bp.blogspot.com/-KlS0GTK6wSA/TdDqXgLAZ6I/AAAAAAAAD4A/RLEGgDvCtfU/s1600/jempol1%252B%2525281%252529.jpg[/im]
jempole keren banget
HapusHooooi ojo gede-gede gambare..
Hapus[im]http://www.gifs.net/Animation11/Hobbies_and_Entertainment/Excitement/Angry_man_2.gif[/im]
hidup itu kebahagiaan,,,
HapusBijim om pada heboh videonya, niar belum liat video nya ndak bisa ini ditempat niar :D
BalasHapusLemot banget toh sinyalnya #banting cpu
hahaha modemnya tuh Niar udah jaman kompeni
HapusSepakat uncle, bahagia itu sederhana saja sebetulnya ya^^
BalasHapusbener Teh.. saat pagi hari sampean bikinin kopi buat mas Rahman, lalu dia bilang "kopinya enak sayang".. itulah bahagia.. ciyeeeeee
Hapusoowwhh.... membaca tulisan ini di pagi hari disaat suasana sdg hening,membuat hati makin tentram.... semoga kebahagiaan sll menghampiri qta betapapun sederhana bentuk kebahagiaannya
BalasHapusaamiin.. salam buat Rafi mbak, matur nuwun sudah jadi model slidenya ya
HapusHidup itu sebuah proses meuju kekalan
BalasHapuskayak pilem Highlander yo kang hehehe
HapusHahahahahah...siiipppp semua penjelasan tentang hidup semuanya udah ada ,karena hidup tidak lain adalah perjalanan panjang untuk bisa pulang kampung dengan sukses...matur nuhun kang...boleh juga vidionya muantap heeee
BalasHapushahaha berarti sekarang kita sedang merantau ya Bli
Hapuskanda, adem tenan bacanya. . . :)
BalasHapusmelihat senyum sederhana memang membuat kita bahagia. . .
hidup adalah proses menuju kematian. . .oleh karena itu, isilah hidupmu untuk melakukan hal yang bermanfaat dan tentunya untuk "sangu" di akhirat nanti. :)
videonya yakiin, sangat mengesankan. . wkwkwkwkk
rasanya saya pingin nih lihat senyum adinda Idah saat ini hihihihi
Hapusihiirr,,, bagus,,,
HapusHidup itu untuk berbagi dan bahagia adalah pilihan yang diciptakan bukan dicari :)
BalasHapusVideo yg membuat heboh pagi hari, karena fauzan teriak2 : ada A ujan di youtube ! Sambil joget2 ikuti irama lagu, hehehe ...
Lagunya enakeun katanya ...
hahaha kapan-kapan deh Fauzan saya buatin slide.
Hapushidup itu insyaalloh ibadah kalau segala sesuatu yang dilakukan semata-mata lillahi ta'ala...
BalasHapusaamiin.. Matur nuwun mas.. sukses buat usaha anda ya
HapusAeehh... ada akikah di menit 0.48 eaaaa :D
BalasHapuslagunya uapik tenan mas Lozz :) essipp
kalo kata mas Lozz hidup itu artinya ada Marpuaaah disamping ku.. ciee.. *kikukikuk* hahhaiiii
Kalau kata Naya.. hidup itu ada Vino Bastian disampingku
Hapusajiahahah.,.. die balikin kata2 ayehh :p
Hapusuncle suaranya bagus deh....
BalasHapusnggak nyangka ternyata gambar saya dan zidane ada divideo itu to....hihi...makasih ya uncle....sukses terus ya....
makasih mbak.. salam buat Zidane ya
Hapussatu Kata....
BalasHapusKerrreeeeeennnnn
matur nuwun mas.. :)
HapusEssip cak... Iki bonuse, Kopi Rasa Rindu... ckckck
BalasHapusuhui. tak sruput dengan rasa sayang ya hihihi
HapusMbuhlah Kang... meh koment opo.
BalasHapusPenting tak ngeklik iklan ae wis... :D
jiyaaaah.. ngambek oi polae fotone dipajang :p
Hapus[im]http://www.flickr.com/photos/rikkis_refuge/5016931339/[/im]
HapusJiahaha... baru nyadar yen ono pohtoku barang *tepok jidat* (kemaren bewenya keburu buru, maklum membatasi diri dng cukup 2 jam).
Matursuwun, Kang... dadi numpang beken akyu nang kene. Nggg nganu Kang, mbok ya yang ada di foto itu saya dikenalkan satu satu, urut sesuai slidenya... tak kenalan, masak kenale mung karo sampeyan thok... bosen :p
bahagia itu sederhana, Kang :)
BalasHapusbtw, kagak bisa lihat, dengar, & rasakan slidenya, di sini ada pembatasan bandwith hikss.. T.T
lari ke warnet mbak Phie hahahaha
HapusApik mas.
BalasHapusKapan2 tak ke jember..yuk mbuat video lagi ya ha ha ha ha
salam hangat dari Surabaya
monggo De.. soundtrack lagu rhoma aja De
Hapus[im]http://fansrhoma.files.wordpress.com/2008/10/guitar.png?w=500[/im]
ya ya ya....hidup itu ibadah . mengasuh anak pun ibadah ya kang. spt jg mencari marfuah yg sesuai kehendak Illahi dan hati heeeee
BalasHapushahaha matur nuwun Mi.. makanya jangan cemberut kalau si Rambut Maut pas bandel.. berkurang loh nilai ibadahnya
Hapus... kebahagiaan yang sudah kita dapatkan rasanya tak senikmat ketika masih dalam impian ...
BalasHapusSaya baca berulang-ulang frase ini Sip ...
mencoba menyelami artinya ...
lalu bertanya kepada diri saya sendiri ...
apakah memang demikian ?
Ternyata memang iya ya ...
Sehingga supaya kebahagiaannya lestari ... maka ... yang kita lakukan adalah ... merajut impian 1 ... impian 1 dapat ... mulai mikir impian 2 ... impian 2 dapat ... bermimpi lagi untuk ke 3 ... dan seterusnya ...
(mudah-mudahan ini bukan serakah ... ini adalah keinginan untuk maju ...)
Salam saya Sip
Qona'ah kan bukan hanya sebatas pasrah Om.. terus kejar semua impian, tapi wajib bersyukur dengan yang ada di tangan.. matur nuwun ya Om
HapusSaya koment dulu Mas Lozz, dengerin lagunya nanti aja dirumah.. :P
BalasHapusBetul Mas, kebahagiaan tidak saja dipandang dari harta dan jabatan, tetapi bagaimana caranya hati ini mendapat kesenangan yang bisa membahagiakan hati.
BalasHapusWah tulisannya Mas Lozz dalam banget nih, sayang saya gek bisa dengerin lagunya, nanti aja dirumah sambil nonton vidklipnya..
Sukses ya Mas dengan kontesnya.. :)
makasih mbak.. buruan liat slidenya.. sampean uayu buanget loh disitu
HapusBAhagia itu sangat sederhana ya ..
BalasHapustinggal bagaimana kita menyingkapinya..
Tulisannya kereen..!!
ya Teh.. dirumah saja sampean nemu sebuah kebahagiaan bernama Mase dan Olive
HapusPAstinya donk Uncle..
HapusBaru lihat Videonya, tadi koneksi lemoot..
Wuiih kereen abis..
Ada sayah..
pantesan kamari nanyakeun naon artina hirup, kanggo ieu toh..hehee..
Bisa aja si Uncle..!!
nyari di Youtube, mumet je..
HapusPengen di Share donk..!!
Klik aja di logo youtube bawah teh.. nanti otomatis menuju situsnya kok
Hapushahaha awas kompinya dibajak anak-anak nanti loh Kang
BalasHapusMas Lozz.... walau saya baru kenal nih sama mas nya... Tapi baca tulisan ini dan liat videonya kok jadi merinding... Persahabatan yang terjalin antara te,an2 blogger terekam dalam tulisan dan video ini. Memang keren, like this, hebat, mantap... Arti hidup tergambar jelas disini mas...
BalasHapushihihi kayak nonton sinetron cinta ya Bunda, ampe merinding
Hapusmatur nuwun Bunda
Saya tidak tahuu seberapa banyak duo Rakib Atid memberi tanda 'like this' pada segala sesuatu yang sudah saya kerjakan...
BalasHapusSukaaa banget dengan kalimat 'vulgar' seperti ini!
Pahala dan dosa itu memang hak prerogatif Allah, tak seorangpun tahu label apa yang diberikan-Nya pada semua yang akan, sedang dan sudah kita kerjakan :)
waduh Vulgar? wah..wah bisa kena sensor dong mbak tulisan saya nanti heheh,.
Hapusbenar mbak, Hanya ALLAH yang tahu nilai dari setiap pekerjaan hamba-NYA
Kebahagiaan pada dasarnya mudah dan murah, asal kita mau ikhlas dan membingkainya dengan ibadah.
BalasHapusSalah satu kalimat yang saya suka. Yang lainnya masih banyak sih.
Jangan putus asa mencari marpuah ya mas...*eh :P
Salam kenal dari Semarang
tetap semangaaaaat..
Hapusmatur nuwun mbak Esti.. salam kenal balik
Pokoknya mantabs dech, kecuali yang dapat nemu di wikileak tuh
BalasHapushehehe ampun Kang..
HapusOOO wikileak itu fotone Cak Citro yo heheheh
Hapushuaaa keren videonya. Allhamdulillah masih bisa bernafas hehehe itulah hidup.
BalasHapushehehe. makasih buat Pascal ya mbak
HapusUntuk sebuah buah kebahagiaan yang kita alamai bahkan untuk mengukur dengan takaran seperti ap #soktahu ya? hehe
BalasHapusAssalamualaikum mas :)
Waalaikumsalam kang Asep.. kok lama nih gak keliatan? lagi hiatus kah?
Hapusjadi? Apa artinya hidup? hehe...
BalasHapusartikelnya campur campur kang, semua aspek dibahas euy disini
Bahagia itu perlu rasa syukur yah, merasa cukup dengan apa yang dipunya
dan inilah hidup sesuatu yang sebenarnya sederhana tapi lebih menarik jika dibikin rumit *hihi :p
terimakasih untuk partisipasinya
seperti salam perkenalan yg begitu manis kang
Noted!
hahaha saya kan blogger aliran mblarah mbak :p
Hapusmet milad ya, matur nuwun udah dikonfirm.. salam kenal balik deh
uncle........................................ baca tulisanmu, uapik tenin... bersiap mau komen bnyk. tp kejeda liat videonya... lha kok mlh terharu ya..... hiks...hiks.. sampe speechless deh. kok iso yo? bukan...bukn krn liat fotoku yg manis terpajang dsana... tp apa y? walah... emg gak bs diungkpkn dg kata2....
BalasHapustp yg jls.... LIKE THIS pake banget deh uncle :) #lanjut mewek
Jangan menangis anakku hehehe..
Hapusselamat buat Rifqi ya mbak..
Akhirnya bisa dibuka juga :)
BalasHapusJempol GEDE pokoknya, suka dengan karya yang penuh sentuhan hati ini, kusimpen ya :)
Hapusmonggo Yunda.. disimpen di tempat yang sejuk dan kering ya hahaha
HapusNggak bisa buka pidio klipnya, Uncle... Kuran kerjaan nih IT kantor, semua di block.
BalasHapusNtar tak coba buka dirumah deh, penasaran soale... :)
hahaha lika liku bandwith kantoran tuh Teh..
Hapusho oh...
HapusUntung dirumah bisa buka.. :D
Yang bawah sendiri itu apa Kang? Aku gak bisa bukaaa... :((
BalasHapusSutujuuuu.., kebahagiaan itu ada di sekitar kita dan kebahagiaan itu hakekatnya sederhana saja.
Kang, pertanyaan tentang apa artinya hidup juga sering aku tanyakan pada diriku sendiri hehehe.
BTW, makasih banget masih nyempetin mampir ke blogku yg sdh lama vakum. Ternyata setelah lama absen nulis, sungguh berat utk memulainya lagi. :(
Ayo nulis lagi mbak Ren..
Hapussemoga Shasa diterima di sekolah idamannya ya mbak :)
Hwooaaaa... Akhirnya bisa nonton pidio klip nya bertiga sama Vales n si papa.. Kueren, Uncle...
BalasHapusI love it! I love it, I love it! Mantab dah...
alhamdulillah akhire bisa diputer juga pideone..
Hapushalo kang..
BalasHapuskok saya rada dejavu ya..?
Essip rasanya nama yang familiar dengan telinga saya di era 2009-2010 ya.. sudah ngeblog kah kala itu..?
bener Kang.. malah kayaknya sampean tuh blogger yang awal komen disini saat saya baru kenal BW.. matur nuwun ya Kang
HapusBagus banget sob artikelnya, maaf itu saja.
BalasHapusmatur nuwun :)
Hapusbener mas artinya hidup itu adalah kebahagiaan dan ikhlas. bahagia menjalankan aktivitas kita. besar kecilnya aktivitas itu kan kita sendiri yang nentuin ya. asal ikhlas jalaninya
BalasHapustentu tak lupa mas lozz untuk tetap berbagi kebahagiaan kepada sesama :)
aamiin.. semoga lancar jaya proses menanti si Maminx Junior ya mas
Hapusmanteps kang, kreatif tenan iki lah hehe so soan medok jawa padahal ora iso hehe.
BalasHapushidup emang bisa bahagia ndak milih dimana lokasi atau pekerjaanya yah kang tapi emang harus dari hati kebahagiaan itu baru keluar hehe..
salam genksukasuka
apa perlu saya kasih les privat Boso Jowo mas? hehe
Hapus... dan bahagia itu bisa diciptakan sendiri
BalasHapusSemoga banyak keseharian kita yang di 'like this' oleh sang empunya langit dan seisinya Mas.
Hapus'Like this' dengan tulisan yang penuh inspirasi dan saya 'like this' juga lagunya.
Salam.. .
@duniaely bener mbak, dan tak serumit yang kita pikirkan ya
Hapus@Mood monggo disedot bang Mood, buat teman naik gunung hehehe
disaat kita meng-syukuri segala apa yang ada..maka kebahagiaan kan hadir dengan sendirinya
BalasHapusBiasakan lidah mengucap hamdalah ya Mas.. matur nuwun mas
Hapuswah.. bagus sekali. Baik lagu dan gambar-gambarnya mengharukan..
BalasHapusmakasih mbak. salam kenal
HapusSaya juga sering dapat pertanyaan "Kok ga ke luar negeri lagi? emange buka toko aja cukup?". Padahal cukup tidaknya bukan karena kerja ke luar negeri kayaknya. Tapi pandai2nya kita mensyukuri apa yg kita punya. Iya khan?? ehhe
BalasHapusbetul mbak Tary.. kerja di kampung juga gak bakal kepikiran nemen-nemen sama keluarga kan.. sukses buat toko mungilnya mbak
HapusEsssiiiiippppp !!!
BalasHapusIki master piece Sip ...
Ini bagus ...
dan saya tidak sedang berbasa basi atau mencoba menghibur ...
Ini cetusan hati yang sebenarnya ...
I like this video ...
Kata-kata yang indah ... lucu ... menyentuh ... ada intermezzonya pula ...
Very ... Eiylekhan ... !!!
Saya tersenyum sepanjang lagu ...
Salam saya
wah saya salah tuh Om nulis Eiylekhan-nya :(
Hapus(baru bisa buka videonyaaa ...)
BalasHapusqiqiqiqiq
baguuusss, uncle..!!!
BalasHapushaduwhh kok aku telat ke sininya sih, hehhe.
besok pagi dengerin lagi ah..
biar berbinar-binar sampai bintang-bintang malam datang.
hahaha selamat menikmati deh Bundo
Hapuskeren banget videonya karena ada yg lagi makan duren...he..he..., penutupnya pun pas banget
BalasHapusVote jadi juara ah mbak Syam, salam kenal dulu buat mbak sohibul kontes ...., sambil muter ulang videonya
hehe dulu di slide yang lain malah ada foto Tante Monda pas pegang duren tuh
Hapusmakasih ya Tante
walahh,. tau mau di pampang disini mah aku jawabe sing panjaaang banget ben slidenya isinya punya ku.. wkwkwkw..
BalasHapussayangnya nggak ada suamiku disana,,, :(
kalau saya bilang kan gak ada kejutannya dong mbak.. lain kali deh saya pajang foto sampean dan kangmas gede-gede
HapusMas Lozz, saya ada award nih untuk kamu
BalasHapusISTIMEWA Dan TERISTIMEWA, Terimakasih...
bisa dijemput atau diliat2 aja
Makasih loh yah :))
wow...videonya keren banget....tapi sayang disitu ngga ada duo ina hehehhe.....
BalasHapusbagus nih renungan nya, makasih udah share.
BalasHapus"Luka yang Indah" ya.... hmmmm saya jadi ingat sebuah buku yang sekian tahun yang lalu saya baca, judulnya "Cantik Itu Luka"
BalasHapus