Sebuah Lagu Tentang Burung

"Apa artinya hidup?", itulah sebaris kalimat yang saya pakai sebagai bahan urun lirik dalam lagu berjudul "Nyanyian Burung" ini. Sebuah kalimat sederhana tapi memiliki berjuta makna.
Apa artinya hidup?, saya yakin semua pasti mempunyai jawaban yang berbeda-beda, bahkan mungkin ada juga yang masih belum tahu tujuan dia hidup. Lagu ini mengajak kita untuk sedikit merenungkan kenapa kita harus diciptakan, apa yang harus kita lakukan saat di dunia dan kemana kita setelah meninggalkan dunia ini.
Kenapa mesti pakai filosofi burung?. Yah, karena burung adalah sesuatu yang menarik untuk diomongkan. Kita tahu jika kehidupan burung begitu singkat di dunia ini. lahir, besar, kawin, mempunyai keturunan, tua lantas mati. Namun ditengah rutinitas kehidupannya seekor burung tak pernah lelah untuk menghibur kita tiap pagi lewat kicauannya. Seekor burung juga begitu berjasa sebagai penebar biji-bijian sebagai bakal tunas tumbuhan yang baru.
Semoga kita bisa selalu optimis dalam menjalani kehidupan ini, seperti optimisnya seekor burung yang keluar dari sarang untuk mencari makan buat anak-anaknya. Semoga pula ditengah kesibukan kita masing-masing dalam menjalani kehidupan, kita masih bisa menyempatkan diri untuk menebar biji-biji kasih sayang sekaligus mengicaukan suara kedamaian bagi sesama.
Oh ya, kalau pingin tahu lagunya liat aja dibawah, sekalian saya perkenalkan beberapa Keluarga Tamasya lewat slide video ini. Selamat menikmati dech. Jangan lupa tepuk tangannya ya..
sumber gambar : clipartheaven.com
Burung pergi dari sangkarnya karena perut lapar, setelah kembali ke sarangnya sudah kenyanyng.
BalasHapusbegitulah Tuhan membagikan rejeki, tak langsung dilempar ke sarang masing-masing, kita yang harus menjemput rejeki itu.
Salam hangat dari Surabaya
Jangan menunggu, mari kita menjemput rejeki yang sudah disiapkan Allah swt.
BalasHapusSalam hangat dari Plesiran- blog untuk mempromosikan pariwisata daerah anda secara gratis. Jika artikel dimuat maka pengirimnya akan mendapatkan tapi asih berupa sebuah buku yang menarik dan bermanfaat. Silahkan bergabung dengan Plesiran.
Terima kasih
Pakde Cholik@
BalasHapusPagi-pagi sudah ada Pakde nih.. matur nuwun ya pakdhe
Plesiran@
oke langsung ke TKP...
apalagi burung merpati,
BalasHapussetia sampai mati,
merpati tak pernah ingkar janji
burungnya indah ya
BalasHapusburung merpati
artikel yang bagus kawan
BalasHapusmet aktifitas aja ya
Rama@
BalasHapusTapi ada loh lagu yang judulnya "merpati ingkar janji"
Desy@
makasih mbak Desy
Tip Trik Blogger@
Met aktifitas juga kawan
Keren juga filososfinya neh :)
BalasHapushehe asik ni filosifnya :)
BalasHapusErdien@
BalasHapusVolver@
ini satu kampung ya kok mirip komennya ha.ha..
matur nuwun kunjungannya..
semua makhluk hidup pd dasarnya sama...so jgn sekali sekali bertindak semena pd sesama mahluk hidup...KUWALAAAAAATTTT....
BalasHapusSemoga kita juga jadi makhluk yang bermanfaat
BalasHapusanonim@
BalasHapuswuih.... semangat banget teriak kualat..
fb@
semoga...
gw kirain nih lagu burung beneran.. isinya ..cuiit..cuiit.. doang.. hehe... kidding gan..
BalasHapusdah FOLLOW nih dg nm WONG..
Banyak hikmah yang bisa diambil dari makhluk2 sekitar kita... Pengen denger lagunya tapi koneksi dudul :D
BalasHapusSalam kenal ya!
Ya, Optimis..!!
BalasHapusdan jangan pernah berhenti bersabar dan bersyukur, maka kebahagiaan hidup ada dalam genggaman kita.. :)
salam sahabat mas.. :)
Andi wong@
BalasHapusloh ini burung beneran loh.. matur nuwun follownya ya
midha@
cari aja koneksi internet langsung via satelit Pentagon, biar bisa dengerin lagunya ha..haa
mbak Iyha@
Salam sahabat juga mbak
burungku sudah aman bang, hehe
BalasHapussalam untuk keluarga tamasya
ya makna hidup ini tidak terbatas..
BalasHapusHebat ya bro burung sekarang bisa bernyanyi....:-)
BalasHapusbesok saya jubga mau nullis soal khidupan..
BalasHapusTunsa@
BalasHapusoke nanti saya salamkan cak Tunsa.. salam lestari aja ya
choirunnangim@
saya tunggu postingnya ya
eser@
Burung beo ya..?
Baru gue tau... selain jago ternak burung.. awakmu jago filosofi juga ya...wkwkwk Mantaf Postinganya.
BalasHapustonykoes@
BalasHapuspiye masih bisa nepati janji buat enggak makan daging garangan lagi.. awas lo ingkar, nanti aku bikin tulisan loh wkwkwk
optimis! itu yang bisa dipetik, btw gimana nih kampanye lingkungannya, tahapan apa sekarang?
BalasHapusapa artinya hidup aku juga tak tahu..
BalasHapusessip wes...
BalasHapusmas-tony@
BalasHapusadik masih sibuk benahi sekretariat mas Tony
Prayogi Jodi Kusuma@
mungkin lewat ngeblog kamu akan dapatkan jawabannya le
cak Endoq@
hoi.. jagung bakar..!!
Allah swt sudah menjamin rezeki setiap makhluk NYA.
BalasHapusseperti burung, yg pergi dr sarangnya dlm keadaan lapar, pulangnya sudah kenyang ......
Salam
Bundadontworry@
BalasHapusYupz.. setuju.. masak kita kalah optimis dengan burung?
Tulisannya keren2. Asli. Suka.
BalasHapusKalo di Manado ada Lagio Lagu Burung.. Judulnya BURUNG BAJINGAN
BalasHapusKehidupan@
BalasHapusterima kaciih... :b
eyilzone@
masak sih judulnya seperti itu???